Sabar dan Syukur

Posted: May 14, 2012 in Dakwah, My Life

Membersihkan diri dari segala kesalahan-kesalahan adalah salah satu hal yang sebaiknya kita lakukan. Caranya mungkin belum terpikirkan oleh kita, padahal sangat banyak yang bisa kita lakukan. Salah satu cara  membersihkan diri adalah selalu bersabar dan bersyukur terhadap semua yang terjadi dalam hidup ini. Apapun itu masalahnya, solusinya tetap ada koq.  Yang jadi pertanyaan sekarang, apakah kita bisa sabar dan bersyukur gak?

Contohnya orang yang sedang sakit tidak perlu takut akan penyakitnya, selama ia selalu bersabar dan bersyukur serta menjaga sholatnya. Apalagi dibalik sakit itu terdapat hikmah dan pelajaran bagi siapapun yang mau memikirkan-nya. Salah satu hikmahnya adalah mendidik dan menyucikan jiwa dari keburukan. Harus kita ingat bahwa setiap musibah yang kita dapat sebenarnya penyebabnya berasal dari diri kita. Tapi dengan musibah itu juga, insya Allah kesalahan-kesalahan kita akan diampuni dengan semua itu. Seperti janji Allah dalam QS Asy-Syura: 30 yang artinya: ” Dan musibah apapun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri,dan allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)”. Jadi kenapa kita harus mengeluh jika musibah, ujian, dan cobaan lainnya menghampiri diri kita? Bersabarlah dan bersyukurlah, insya Allah semuanya akan terasa lebih tenang dan berakhir bahagia. Tentunya kedua hal itu disertai dengan menjaga sholat kita

Hikmah lainnya adalah mendapatkan kebahagiaan (pahala) tak terhingga di akhirat. Mungkin bahagia-nya gak sekarang, tapi nanti. Saat semua manusia dikumpulkan di suatu padang yang sangat luas.

Ternyata bagi sebagian orang, sakit itu merupakan rahmat bukan siksa. Kalo kata saya: “Yap, gw setuju banget dengan kalimat itu. Sakit adalah rahmat bukan siksa.” Untuk apa masih ragu kalo dalam kitab-Nya (QS. an Nisa:147 – “Allah tidak akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman. dan Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui “), Allah telah menyatakan seperti itu.

Mungkin masih banyak di antara kita yang  belum mengenal Allah dan hikmah-Nya secara mendalam. Tapi gak ada kata terlambat koq untuk belajar mengenal-Nya mulai dari sekarang. Kita bersabar dari semua masalah, musibah, dan cobaan-Nya saja sudah termasuk belajar mengenal-Nya. Mensyukuri akan semua hal yang terjadi dalam hidup kita pun termasuk bagian dari mengenal-Nya. Apalagi ditambah dengan selalu menjaga salah satu kewajiban kita, yaitu sholat. Wah, bahagia-lah diri ini. Hidup akan terasa lebih nyaman dan penuh kebaikan karena selalu mengingat-Nya. Pribadi akan terasa lebih tenang dan harmonis. Rasa cinta kepada-Nya semakin tumbuh, serta hal-hal terbaik lainnya yang nantinya akan kita dapatkan.

Kalo sudah tw seperti ini manfaat dari bersyukur dan bersabar, apa kita masih ragu untuk selalu membesihkan diri? Atau masih ragu dan takut akan semua cobaan, masalah, dan ujian yang Dia berikan? Lakukan saja dari hal-hal yang kecil. Selipkan rasa kesabaran dan syukur dalam setiap aktivitas kita. Insya Allah itu semuanya akan dicatat menjadi suatu kebaikan yang sudah kita lakukan. Apalagi jika kita bisa menebarnya ke saudara dan teman-teman kita dengan cara selalu saling mengingatkan. Saling mengingatkan dalam kebaikan dan saling mengingatkan dalam kesabaran. Keren kan kalo diantara kita semua bisa saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran. Seperti firman Allah dalam QS. Al-Ashr : 3 – “…saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.”

Yuk sama-sama kita terapkan dalam setiap detik aktivitas kita rasa sabar dan syukur akan semua cobaan dan nikmat-Nya. Gak akan rugi koq. Justru sebaliknya, insya Allah keuntungan yang akan kita dapatkan yaitu kebahagiaan di akhirat. So, jadi makin semangat nih untuk selalu bersabar dan bersyukur.

 

Fluida yang Mengandung Bijih

Posted: March 6, 2012 in Geology

Mineral umumnya terbentuk di beberapa jenis endapan. Dan sebelum mempelajari mineralnya, kita harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana mineral tersebut terbentuk. Terdapat beberapa komponen penting yang harus ada untuk proses pembentukan endapan tersebut. Salah satunya adalah fluida yang mengandung bijih yang nantinya akan mengendapkan mineral di beberapa tempat. Fluida ini biasanya disebut fluida hidrotermal. Beberapa sumber fluida hidrotermal ini dibagi dalam enam kategori, yaitu :

  • Air magmatik
  • Air connate
  • Air meteorik
  • Air laut
  • Air metamorfik
  • Fluida campuran

Keenam kategori di atas nantinya akan menjadi fluida hidrotermal saat terpanaskan oleh sumber panas, seperti magma. Ini merupakan salah satu komponen untuk membentuk suatu sistem hidrotermal. Nanti akan kita bahas secara khusu tentang fluida hidrotermal. Selanjutnya kita akan membahas sumber panas terlebih dahulu, yaitu magma.

MAGMA DAN FLUIDA MAGMATIK

Magma adalah cairan atau larutan silikat pijar yang terbentuk secara alamiah, bersuhu antara 9000 – 11000 C dan berasal dari kerak bumi bagian bawah atau selubung bumi bagian atasKomposisi magma umumnya tidak homogen, beberapa di antaranya unsur-unsur ferromagnesian, silica, natrium, kalium, volatil, atau zat-zat lainnya. Magma sebagai larutan silikat alam mengandung semua ion-ion yang bakal membentuk semua mineral-mineral pembentuk batuan, namun mineral tersebut tidak terbentuk bersamaan karena tergantung pada fasa silikat dengan kondisi tertentu. Dalam arti mineral tertentu akan mengkristal pada temperatur dan kondisi tertentu.

Dalam proses kristalisasinya, magma mengalami diferensiasi. Beberap proses diferensiasi adalah:

  • Fraksinasi : ialah pemisahan kristal dari larutan pada waktu terjadi pendinginan magma atau kristal-kristal pada waktu pendinginan magma tida dapat mengikuti perkembangan komposisi larutan magma yang baru. Proses fraksinasi ini merupakan proses diferensiasi yang paling utama.
  • Gravitational Settling : ialah pengendapan kristal-kristal oleh gaya gravitasi, sehingga mineral yang berat akan memperkaya bagian dasarnya (waduk magma) dan posisinya berada dibawah mineral yang lebih ringan.
  • Liquid Immissibility : ialah larutan magma yang mempunyai suhu dan tekanan tinggi, pada suhu rendah akan pecah menjadi fraksi larutan yang masing-masing membeku membentuk batuan yang heterogen.

Selain mengalamai diferensiasi, dikenal juga adanya fluida magmatik. Fluida magmatic lebih bersifat cairan. Fluida ini merupakan air yang berasal dari proses pendinginanbmagma yang diasumsikan berasal dari mantel bumi. Air magmatik dilepaskan ke atmosfer selama letusan gunung merapi. Air magmatik juga dapat dilepaskan sebagai fluida hidrotermal selama tahap akhir dari kristalisasi magma atau pembekuan dalam kerak bumi. Sumber air ini termasuk air dan mineral hydrous dalam batuan yang mencair selama subduksi serta air purba yang dibawa dari mantel dalam.

FLUIDA HIDROTERMAL

Fluida ini bersifat panas (50 0 – 500 0 C) berbentuk larutan yang mengandung Na, K, Ca, Cl sebagai komponen utama, serta unsur lainnya (misalnya Mg, B, S, Sr, CO2, H2S, NH4, Cu, Pb, Zn, Sn, Mo, Ag, Au dll) sebagai komponen minor. Salah satu jenis fluida hdirotermal adalah fluida magmatik. Fluida ini dipengaruhi oleh:

  • Jenis magma dan sejarah kristalisasinya
  • Temperatur dan tekanan
  • Air alami lain yang bercampur dengan magma ketika berpindah/migrasi
  • Reaksi dengan batuan samping.

Fluida hidrotermal ini sangat berpengaruh ketika magma mengalami diferensiasi. Saat itu, akan terbentuk ubahan-ubahan hidrotermal berupa mineral-mineral penunjuk. Komposisi utama dari fluida hidrotermal adalah air. Airnya selalu mengandung garam-garam, sodium khlorida, potassium khlorida, kalsium sulfat, dan kalsium khlorida. Kadar garam yang terlarut sangatlah bervariasi, mulai dari salinitas air laut yaitu 3.5% berat sampai puluhan kalinya. Larutan yang sangat “asin” (barin, kadar garam tinggi) dapat melarutkan sedikit mineral yang tampaknya tidak larut seperti emas, kalkopirit, galena dan sfalerit.

Kandungan klorida yang tinggi, membuat pH menjadi asam. Pada temperatur 1000 C atau kurang, HCL terbagi atas ion-ionnya, yaitu

HCL  ——–>   H+   +   Cl-

Pada suhu tinggi, HCL lebih stabil dan pH lebih relative netral atau sedikit asam.

Jika dilihat dari densitas, sifat fluida hidrotermal satu ini juga ikut berpengaruh terhadap komponen bijih yang dibawahnya. Hal ini pun mempengaruhi viskositas, alirannya, serta kontrolnya terhadapat kelarutan. Saat larutan hidrotermal bergerak perlahan ke atas larutan akan mendingin sangat lambat. Jika mineral terlarut diendapkan (precipitated) dari larutan ini akan menyebar jauh dan luas sehingga tidak cukup terkonsentrasi membentuk endapan bijih. Namun apabila larutannya bergerak cepat seperti melalui rekahan yang terbuka pada massa batuan yang hancur (shattered) atau lapisan tefra porous dimana aliran agak lancar pendinginannya dapat berlangsung secara tiba-tiba dan pada jarak yang pendek. Presipitasi cepat dan konsentrasi mineral menghasilkan cebakan mineral. Pengaruh lainnya adalah penurunan tekanan yang cepat, mengubah komposisi larutan karena bereaksi dengan batuan di sekitarnya, dan mendingin akibat bercampur dengan air laut dapat juga menyebabkan presipitasi cepat dan membentuk konsentrasi cebakan.

Magmatic/Hydrotermal Deposits

Sumber:

Guilbert, J.M., Park, C.F., 1986, The Geology of Ore Deposits, New York, W. H. Freeman and Company

Kimia Mineral

Posted: March 5, 2012 in Geology

Analisis Kimia Batuan Sedimen

Dalam mempelajari kimia batuan, kita dapat mengetahui komposisi kimia batuan dengan cara menganalisis kandungan material-material penyusun batuan tersebut. Untuk batuan sedimen, metode-metode yang digunakan berbeda dengan batuan beku. Untuk kali ini, batuan sedimen yang akan dibahas adalah batupasir. Analisis kimia batupasir dapat digunakan dengan menggunakan beberapa metode, seperti X-Ray Fluorescence, XRD, Fourier Transform Infrared (FTIR), dan UV-vis. Selanjutnya akan coba dibahas satu per satu.

  • XRF

Metode XRF secara luas digunakan untuk menentukan komposisi unsur suatu material. Karena metode ini cepat dan tidak merusak sampel, metode ini dipilih untuk aplikasi di lapangan dan industri untuk kontrol material. Tergantung pada penggunaannya, XRF dapat dihasilkan tidak hanya oleh sinar-X tetapi juga sumber eksitasi primer yang lain seperti partikel alfa, proton atau sumber elektron dengan energi yang tinggi.

Hasil dari XRF ini adalah berupa komposisi kimia dari material tersebut, dalam hal ini materialnya berupa batuan sedimen. Komposisi kimia yang dapat ditentukandari metode ini adalah unsur-unsur utama penyusun batuan sedimen, seperti SiO2, TiO2, Al2O3, Fe2O3(total), MnO, MgO, CaO, Na2O, K2O dan P2O5­, dan unsur-unsur jejak.

  • XRD

X-ray diffraction merupakan salah satu metoda karakterisasi material yang paling tua dan paling sering digunakan hingga sekarang. Teknik ini digunakan untuk mengidentifikasi fasa kristalin dalam material dengan cara menentukan parameter struktur kisi serta untuk mendapatkan ukuran partikel. Pada batuan sedimen, biasanya metode ini dapat digunakan untuk menunjukkan komposisi mineral penyusun batuan sedimen berdasarkan strukturnya kristalnya. Dalam analisis mineral batuan sedimen, biasanya metode ini digunakan pada mineral lempung.

  • Metode  Fourir Transform Infrared

Fourier-Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) atau spektoskopi infra merah merupakan suatu metode yang mengamati interaksi molekul dengan radiasi elektromagnetik yang berada pada daerah panjang gelombang 0,75 – 1.000 µm atau pada Bilangan Gelombang 13.000 – 10 cm-1. Radiasi elektromagnetik dikemukakan pertama kali oleh James Clark Maxwell, yang menyatakan bahwa cahaya secara fisis merupakan gelombang elektromagnetik, artinya mempunyai vektor listrik dan vektor magnetik yang keduanya saling tegak lurus dengan arah rambatan.

Dengan teknik spektroskopi pada metode ini, kita dapat menunjukkan adanya kuarsa, feldspar dalam struktur yang berbeda, kaolinit sebagai mineral utama pada batuan sedimen. Kegunaan lain dari metode ini adalah untuk mengidentifikasi gugus fungsional dalam molekul yang ada dalam material organic pada batuan sedimen. Metode ini juga dapat mengidentifikasi hidrokarbon yang ada dalam batuan sedimen, sehingga kita dapat menentukan batuan sedimen tersebut dapat dijadikan batuan reservoir atau tidak.

  • Metode UV-vis

Spektrometri UV-Vis adalah salah satu metoda analisis yang berdasarkan pada penurunan intensitas cahaya yang diserap oleh suatu media. Berdasarkan penurunan intensitas cahaya yang diserap oleh suatu media tergantung pada tebal tipisnya media dan konsentrasi warna spesies yang ada pada media tersebut.

Metode ini ini juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi hidrokarbon yang ada dalam batuan sedimen

Berikut contoh hasil analisis dari ke empat metode di atas.

Tabel 1. Hasil analisis batuan sedimen dengan menggunakan metode XRF (Kelly dkk, 2007)

Tabel 2. Hasil analisis batuan sedimen dengan menggunakan metode XRF, FTIR, dan UV-vis (Ramli dkk, 2010)

Kimia Mineral Seri Bowen

1. Grup Olivin

  • Olivine                  (Mg,Fe)2SiO4
  • Fayalite                Fe2SiO4
  • Forsterite              Mg2SiO4
  • Monticellite           CaMgSiO4

 2. Grup Piroksen

Orthopyroxenes (orthorhombic)

Clinopyroxenes (monoclinic)

  • Aegirine (Sodium Iron Silicate)
  • Augite (Calcium Sodium Magnesium Iron Aluminium Silicate)
  • Diopside (Calcium Magnesium Silicate, CaMgSi2O6)
  • Hedenbergite (Calcium Iron Silicate)
  • Jadeite (Sodium Aluminium Silicate)
  • Pigeonite (Calcium Magnesium Iron Silicate)
  • Spodumene (Lithium Aluminium Silicate)

3. Amfibol

Orthorhombic series

Monoclinic series

  • Tremolite         Ca2Mg5Si8O22(OH)2
  • Actinolite        Ca2(Mg,Fe)5Si8O22(OH)2
  • Cummingtonite           Fe2Mg5Si8O22(OH)2
  • Grunerite                     Fe7Si8O22(OH)2
  • Hornblende                 Ca2(Mg,Fe,Al)5(Al,Si)8O22(OH)2
  • Glaucophane               Na2(Mg,Fe)3Al2Si8O22(OH)2
  • Riebeckite                   Na2Fe2+3Fe3+2Si8O22(OH)2
  • Lamprobolite               CaMgFeAl

4. Biotit

Rumus kimia: (Fe, Mg)3 AlSi3 O10 (F, OH)2

5. Plagioklas

 6. K-Felspar

7. Muskovit

Rumus kimia : KAl2(AlSi3O10)(F,OH)2

8. Kuarsa

Rumus kimia : SiO2

Daftar Pustaka

  • Lelono, E.B., Isnawati, 2007, Peranan Iptek Nuklir Dalam Eksplorasi Hidrokarbon, Jakarta, JFN, Vol.1 No.2, November 2007
  • Ramli, S., Padmanabhan, E., Mokhtar, M.A., Yusof, W.I.W., 2010, Spatial-Temporal Variability Of Hydrocarbon Distribution In The Northern Sector Of The Belait Formation, Kuala Lumpur.
  • Fatimah, S., yanlinastuti., Yoskasih, 2005, Kualifikasi Alat Spektrometer Uv-Vis Untuk Penentuan Uranium Dan Besi Dalam  U3O8, Hasil Hasil Penelitian EBN.
  • Kelly, J.L., Fu, B., Kita, N.T., Valley, J.W., 2007, Optically Continuous Silcrete Quartz Cements Of The St. Peter Sandstone: High Precision Oxygen Isotope Analysis By Ion Microprobe, Geochimica et Cosmochimica Acta

Untukmu sahabatku

Posted: February 6, 2012 in Dakwah, GAMAIS 2011
Sahabatku, dalam amanah ini, kita adalah pengambil keputusan tertinggi dalam wajihah ini.
Jika kita tidak saling mendukung alias bercerai-berai, gimana kondisi adik-adik kita di lapangan sana?
Jika kita masih sering mengedepankan ego masing-masing tanpa memikirkan wajihah ini secara menyeluruh, gimana yang lainnya?
Bahkan jika di antara kita masih saling bermusuhan atau menyimpan rasa tidak suka dan benci, gimana yang lainnya?Saat ini antum adalah pemimpin. Jadi berikan yang terbaik untuk amanah ini sesuai dengan kemampuan antum. Kita bergerak secara berjama’ah dgn tujuan yang sama, untuk apa saling iri dgn yang lainnya. Masing-masing kita hanya dituntut untuk melaksanakan peran kita masing-masing, kenapa masih ada rasa iri dgn saudara kita hanya karena sebuah jabatan.

Sahabatku, mari kita saling membantu.
Mari sama-sama saling menghargai.
Mari sama-sama saling mengisi satu sama lain.
Saat yang lainnya bisa, mari kita apresiasi.
Saat yang lainnya gak bisa, mari kita ajari.

Dalam perjuangannya, Rasulullah saw memiliki sahabat-sahabat yang memiliki karakter masing-masing. Abu Bakar dikenal sebagai orang yang paing arif karena kematangan usianya. Umar bin Khattab dikenal sebagai orang yang tegas da berwibawa dalam memutuskan suatu perkara. Utsman bin Affan dikenal sebagai konglomerat yang banyak menginfakkan harta di jalan Allah SWT. Ali bin Abi Thalib dikenal sebagai anak muda yang cerdas serta penuh hikmah.
Keragaman karakter seperti itu memperkaya khazanah serta saling melengkapi satu sama lainnya, sehingga Islam dapat tersebar luas hampir ke seluruh benua dalam jangka waktu yang singkat.

Untukmu sahabatku,
Perjalanan kita baru dimulai. Tanamkan dalam diri kita, saat ini kita sedang beramal jama’i. Hilangkan dulu rasa ego kita masing-masing. Mari bekerja, berkarya, dan berhasil bersama-sama. Alasannya adalah karena umat lain pun saat ini sedang bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi umat Islam. Jadi, kenapa kita harus kalah?
Allah SWT berfirman yang artinya:
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu” (QS. Al-Baqarah: 120)

Oleh sebab itu, kita pun harus bersatu dan tidak boleh terpecah belah. Sudah bukan saatnya lagi bercerai dan bermusuhan hanya karena perbedaan pendapat. Apalagi sampai rasa benci kepada sesama kita masih tersimpan dalam hati. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Quran:
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara” (QS. Ali Imran: 103)
Barakallah, semoga bermanfaat…

Teman, saya butuh kalian

Posted: January 30, 2012 in GAMAIS 2011, My Life

Bismillah

Saat amanah itu datang, itulah kata pertama yang kuucapkan. Takut jika amanah ini tidak dijalankan dengan baik, takut saat nanti ditanyakan oleh Munkar dan Nakir, apa yang sudah kamu lakukan dengan amanah itu, serta takut jika termasuk tanda-tanda orang munafik karena berkhianat atas amanah itu. Naudzubillahimindzalik. Semoga samua itu berada sangat jauh dari diri ini, dari hati ini, dan dari pikiran ini.

Dengan nama Allah, insya Allah saya siap menjalankan amanah ini. Saya sudah deal dengan yang memberikan amanah, yang menandakan bahwa saya pun sudah deal dengan Allah untuk menjalankan amanah ini. Barakallah akhi, itulah salah satu kalimat yang saya dapatkan dari seorang kakak saya yang sebelumnya juga terlibat aktif di Dakwah Kampus.

“Iya ka’, semoga saya bisa semakin dekat dengan-Nya lewat amanah. Jzk,” jawab saya.

Hari demi hari mulai berjalan, saya mulai menikmati amanah ini. Saya pun berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk amanah ini. Mulai dari mengkoordinasikan semua agenda dengan beberapa elemen terkait, mendampingi adik-adik saya yang juga teribat dalam elemen yang sama, serta berusaha untuk menjadi seorang yang memikirkan semuanya secara strategis.

Kurang lebih 2 minggu kemudian, saya ketemu dengan seorang teman. Dia pun berkata,

“Pul, nanti GAMAIS jangan asyik sendiri lagi dengan acaranya yah,” kata dia.

“Emang selama ini GAMAIS kayak gitu yah? Koq saya gak merasa?” Jawab saya

“Ya iyalah gak merasa, wong ente orang dalamnya. Karena ane orang luar, jadinya ane tahu. Gitu boy, “ balasnya.

“Ok, insya Allah,” tandasku.

Jadi ada yang merasa GAMAIS sering asyik aja dengan aktifitasnya sendiri? Tapi Alhamdulillah, semua itu haus disyukuri. Karena masih ada orang yang selalu memperhatikan kita hingga dia pun memberikan saran seperti itu.

Berjalan sebulan dengan amanah ini, hal yang aneh mulai terasa. Apakah itu hanya saya secara pribadi yang merasakannya atau gimana? Bingung juga sih, tapi harus dijalani. Bingung juga mau nulis apa lagi terkait. Serasa ingin menangis, karena secara pribadi merasakan, teman-teman yang saat ini seamanah dengan saya sedang melangkah secara perlahan-lahan untuk menjauhi saya. Ya Allah, kenapa hal ini ada di pikiran saya. Saya tidak bermaksud suudzon kepada mereka, tapi secara jujur saya katakan hal ini yang saat ini sedang saya rasakan. Apakah penyebabnya berasal dari saya sendiri? Mungkin saja. Atau karena saat ini ruhiyah saya sedang bermasalah? Ya Allah, semoga itu hanya perasaan saya saja. Semoga itu tidak sedang terjadi. Jauhkan pikiran itu dari diri ini Ya Allah…

Semoga itu hanya imajinasi saya saja. Tapi satu hal yang harus kalian tahu teman, seberat apapun amanah yang saat ini sedang saya jalani, satu hal yang menjadi salah satu kebutuhan utama saya, yaitu saya butuh kalian. Iya, memang benar. Saya butuh kalian.

Teman, saya butuh kalian

Saya butuh perhatian kalian

Saya butuh support dari kalian

Saya butuh saran-saran dari kalian

Saya butuh kritikan dari kalian

Bahkan saya pun butuh nasehat-nasehat dari kalian

Mungkin saat ini saya menjadi pemimpin kalian

Yang seharusnya lebih memberikan semua itu kepada kalian

Tapi harus kalian ingat

Saya juga seorang manusia, yang butuh akan semua itu

Saya butuh kalian untuk melepas semua beban ini

Saya buruh kalian untuk menceritakan semua masalah ini

Saya butuh kalian untuk berbagi semua penat ini

Saya butuh kalian untuk bersama-sama dalam amanah ini

Jadi saya mohon, jangan tinggalkan saya sendirian

Karena saya merasa lebih aman dan semangat saat saya bersama kalian

Saya merasa lebih kuat untuk berdakwah saat bersama kalian

Jadi mari kita selalu bersama, walaupun kebersamaan itu tidak nampak, yang penting bisa saya rasakan

Barakallah teman, semoga kita bisa selalu bersama meskipun kalian memiliki amanah lain yang mungkin jauh lebih penting

Terakhir dalam postingan ini, sekali saya katakana

TEMAN, SAYA BUTUH KALIAN

Jatuh Cinta Pada Al-Quran

Posted: January 26, 2012 in Islami, My Life

Di suatu magrib

terdengar seorang anak sedang melantunkan ayat-ayat Al-Quran

Dengan nada yang merdu, kata demi kata ia latunkan dengan penuh syahdu

Hingga tetangga kamarnya pun ikut mendengarkan dan berkata,

“Ngajimu bagus dek’, kata seorang pemuda sebelah kamarnya

Ia tak menyangka ternyata ada orang yang selalu mendengar suaranya saat tilawah

 

Hingga suatu malam,

saat dia sedang tilawah ba’da magrib

sudah 3 lembar dia habiskan untuk menyelesaikan salah satu amalan itu

sampai akhirnya dia selesai dan menutup qur-annya

Kemudian dilanjutkan dengan membaca buku tentang Ummi (Panggilan akrab untuk Bunda Yoyoh Yusro)

 

Mulai dari satu kata,

kemudian satu kalimat,

lalu satu paragraf,

ia mulai melahap buku itu

Tak terasa sudah hampir tiga puluh halaman dia lahap dari buku itu

Terlihat di wajahnya rona sedih bercampur gembira

Sedih karena ia terlarut dalam suasana sedih di buku itu

Gembira karena ia merasa bangga karena mendapatkan sosok teladan lagi, walaupun beliau seorang akhwat

 

Ternyata  ada satu hal yang membuat ia tercengang

Bunda Yoyoh sangat mencintai Al-Quran

Kecintaannya akan Al-Quran beliau tularkan kepada 13 anaknya

Hingga satu per satu anaknya mulai menjadi seorang hafidz

Bukan hanya 1-5 juz, tapi hafal 30 juz

 

Subhanallah

Begitulah rasanya ketika hati ini telah tertaut dengan Al-Quran

Al-Quran yang isinya bisa menyelesaikan semua masalah

Yang kandungannya begitu dalam dan dahsyat

Hingga orang-orang yang mendengarnya akan ikut larut dalam suasana itu

 

Al-Quran memang dahsyat

Kitab yang telah turun sejak 1400 tahun lalu

dapat menjawab semuanya dengan jelas dan terperinci

Bahkan hal-hal yang belum diketahui manusia, semuanya sudah tertuang dalam Al-quran

 

Dia terdiam sejenak,

Tetes demi tetes air mata mulai jatuh membasahi pipinya

Hingga akhirnya hatinya berbicara:

Sungguh diri ini sangat bersyukur  telah tertaut pada-Mu

Tertaut kepada kitab-Mu, Alquranul Karim

Aku tak tahu kenapa selama ini aku sering meninggalkan amalan ini

Aku merasa sangat menyesal

Ya Allah, jagalah hati ini agar selalu cinta kepada-Mu

Buatlah hati ini agar selalu rindu kepada kitab-Mu

Hingga nanti di suatu hari

Hari dimana semua manusia berkumpul di sebuah padang yang luas

Al-quran masih bersedia untuk mendampingiku dan melindungiku

 

Sejenak ia terdiam, sambil membayangkan kisah-kisah orang-orang sebelumnya yang sangat cinta kepada Al-Quran

Sampai akhirnya mata itu mulai tertutup sedikit demi sedikit

Semoga berkah Allah selalu bersamamu, wahai insan yang sedang jatuh cinta pada Al-Quran

Allah itu sayang ke gua

Posted: January 16, 2012 in Kisah dan Makna

Di sebuah kampus yang asri dan sejuk. Terdapat 2 orang mahasiswa yang baru menjadi teman dekat kurang dari setahun. Keduanya dekat gara-gara satu cinta. Cinta kepada kepada dakwah, cinta kepada islam, yang keduanya berlandaskan cinta karena Allah. Suatu hari di pusat kampus, kedua bocah ini ketemu. Sebut saja nama mereka dika dan tara.

“Dik, besok lu ada acara gak?”

“Sampai saat ini gak ada sih. Emang kenapa?” ,Sambil memasang mimik wajah yang serius

“Gua butuh teman nih buat cerita sesuatu. Gua ke kosan lu yah?”

“Ya udah, datang aja. Insya Allah gua di kosan doang ko’, tp lu datang ba’da isya aja yah. Biar lebih berkah aja ntar cerita-nya. Hehehe… ‘sambil ketawa gak jelas gitu.

“Ok my bro.

Keduanya langsung berpisah, berjalan berlawanan arah. Dika ke arah gerbang depan, Tara ke gerbang belakang.

Matahari semakin malu menampakkan wajahnya, ufuk barat mulai berwarna jingga ke merahan, yang menandakan bahwa waktu malam sudah datang. Tak lama kemudian, jam di atas meja menunjukkan pukul 19.15. Sudah saatnya Tara ke kosan Dika dengan berjalan kaki, karena memang dia gak punya motor. Disusuri jalan yang berbagai macam, mulai dari jalan di gang kecil hingga jalan sebesar lapangan bola voli. Berjalan selama kurang lebih 30 menit, tibalah dia di kosan Dika. Yah, seperti biasa karena udah sering datang ke kosan Dika, Tara langsung masuk aja dan langsung naik ke lantai 2 menuju kamar Dika.

“Assalamualaykum…”

“Wa’alaykumsalam Wr wb.

Sambil masuk ke dalam kamar Dika, yang di dalamnya ada Dika sedang makan malam.

“Udah makan Tar?

“Udah Dik, ba’da magrib tadi gua langsung makan. Lapar banget tadi, jadinya langsung beli nasi goreng yang di depan kosan,” sambil melepaskan tas nya.

“Ok-ok, bentar yah. Gua selesain makan dulu.”

Tara langsung merebahkan badannya di atas kasur biru Dika. Sambil menunggu Dika selesai makan, Tara membaca buku Risalah Nabawiyah karangan Ramadhan Albuthy.

15 menit kemudian, Dika selesai makan dan langsung duduk di samping sahabatnya itu.

“Tar, emang apa yang mau lu certain?”

“Gini dik. Gua itu sering berpikir dan merenung. Setiap gua ada niat untuk melakukan satu dosa, terus mau gua lakukan dosa itu, eh tiba-tiba ada aja hal yang menghambat. Misalnya, gua mau bohong nih ke dosen gua karena telat ngumpulin tugas. Mau gua eksekusi, eh tiba-tiba gak jadi. Karena ada teman gua yang langsung bilang kalo gua harus katakan apa adanya ke dosen gua. Yah kalo telat ngumpulin, bilang aja telat. Terus minta maaf, walaupun nanti nilai kita dikasih diskon sama dosen. Niat gua untuk bohong langsung ciut, bahkan hilang entah kemana. Ini gak terjadi sekali doang dik, tp udah sekitar empat kali. Gua merasa ada yang aneh disini. Kalo gua pribadi, menilainya Allah SWT tidak mengizinkan gua untuk berbohong. Menurut lu gimana dik?” sambil menolehkan wajahnya ke Dika

“Beruntung banget lu Tar. Mau ngelakuin satu dosa, gak diizinin sama Allah. Seharusnya lu bersyukur Tar, karena Allah sangat menyangimu. Rasa sayang dan cinta Allah-lah yang membuat lu gak jadi berbuat dosa. Inilah yang harus lu syukuri Tar. Untuk apa juga lu harus bohong sama dosen lu hanya untuk kenikmatan yang sementara. Kenikmatan yang bisa membuat kenikmatan kekal lu bisa memudar atau bahkan hilang. Gak ada gunanya Tar, malah itu hanya membuat lu jadi semakin merasa tidak takut lagi untuk berbuat dosa jika itu sering terjadi. Giman Tar?”

“Bener dik. Gua sering lupa akan nikmat itu. harusnya gua sadar kalo Allah itu sayang ke gua. Ya udah Dik, makasih yah. Gua mau lanjutin baca buku ini dulu.” Sambil merebahkan badannya di atas kasur Dika.

Dika melihat sahabatnya itu sambil menggelengkan kepalanya dengan wajah tersenyum.