Bersyukur

bersyukur alhamdulillah HermanbagusYa, tepat pukul 20.30 saya dan teman sekosan akhirnya sampai juga di kosan, setelah kurang lebih 2 jam kami makan surabi di salah satu waroeng di daerah setiabudi, bandung. Sesampainya di kosan, saya langsung segera wudhu dan menunaikan sholat isya. Karena tadi belum sempat sholat isya karena ternyata di tempat makan tadi tidak ada tempat sholat. Selesai sholat, langsung packing buat trip besok selama 2 hari ke Palembang.

Packing selesai, saatnya istrahat untuk persiapan perjalan besok. Istrahatnya sambil nonton tv dan kebetulan langsung ada siaran salah satu ajang pencarian bakat, yaitu menyanyi. Sekitar 10 menitan nonton acara ini, sampailah pada salah satu peserta yang tidak bisa melihat. Umurnya sekitar 20-an tahun.  Dia cerita ke dewan juri, ternyata dia sering dihina oleh teman-temannya karena buta. Berawal dari sering dihina inilah dia termotivasi ikut ajang tersebut. Dengan tidak mengesampingkan bahwa suara itu termasuk salah satu aurat bagi seorang wanita, saat dia menyanyi, subhanallah ternyata suaranya merdu, kalo kata Syahrini “cetar membahana badai”. Tiga orang juri merasa sangat kaget dan terkesan akan suaranya. Ketiga juri mengatakan bahwa dia tidak pantas dihina, karena  memiliki kelebihan yang luar biasa. Salah satu di antara ketiga juri bahkan menangis dan bangga akan peserta ini. Dia pun mendapatkan 3 yes dari juri yang menandakan dia lolos ke tahap selanjutnya.

Sempat terdiam setelah penampilan peserta itu. Berpikir sejenak sambil mengingat kembali kejadian kemaren siang yang menimpa teman saya. 3 laptop, 2 hardisk eksternal, 1 iPhone 5,  1 kamera pocket dan 1 kamera SLR hilang begitu saja dilahap oleh maling. Jika dihitung-hitung, jumlahnya mungkin sampai puluhan juta. Pikiran saya belum terhenti sampai disitu, karena saya masih mencari alasan kenapa hal-hal ini saya ketahui. Seakan-akan Allah itu ingin menunjukkan secara langsung kepada saya semua hal ini. Saya berpikir sekali lagi dan akhirnya menemukan satu kata yang seakan-akan sedang berada di pusat pikiran saya, yaitu bersyukur. Ya, itu dia kata rahasia yang selama seharian ini telah bersembunyi di balik pembuluh darah yang terlipat-lipat di dalam otak.

Mengutip ayat yang sering diulang-ulang dalam QS. Ar-Rahman, yaitu “maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan.” Iya, saya merasa saat ini sedang diingatkan lagi untuk selalu mensyukuri semua nikmat yang sudah Dia berikan kepada saya. Seakan-akan tidak ada alasan bagi seseorang untuk mendustakan begitu banyak nikmat yang sudah Allah berikan. Padahal janji Allah dalam Al-Quran sudah sangat jelas, bahwa jika kita kita bersyukur maka nikmat kita akan bertambah (QS. Ibrahim ayat 7: “… Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka pasti azab-Ku sangat keras.”)

Seorang anak yang tidak bisa melihat saja masih semangat untuk mengikuti ajang pencarian bakat dan dia pun sangat percaya diri. Beberapa orang teman saya yang baru saja kehilangan barang-barang elektroniknya pun seakan-akan sudah mengikhlaskan akan kejadian itu. Saya pikir itulah salah satu bentuk mereka mensyukuri segala nikmat-Nya. Menutup kekurangannya dan menampilkan kelebihannya, serta berusaha ikhlas atas segala hal yang terjadi. Itulah pelajaran beberapa hari yang lalu, pelajaran bagaimana untuk selalu mensyukuri segala nikmat yang Dia berikan.

Allaahumma maa asbaha bii min ni’matin aw bi-ahadin min khalqika famin ka wahdaka laa syariika laka, falakal hamdu walakasysyukur.” Artinya: Ya Allah, nikmat apapun yang kuperoleh dan diperoleh seseorang di antara makhluk-Mu adalah dari-Mu, yang esa dan tak bersekutu, maka bagi-Mu segala puji dan syukur.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s