#LiberalisParsialis

01. Mungkin aneh, tapi saya ingin kasi judul kultwit ini #LiberalisParsialis.

02. Memang “parsialis” ini sepertinya blm ada di KBBI. Asalnya dr kata “parsial”. #LiberalisParsialis

03. Maksudnya, saya ingin bicarakan ttg cara berpikir kaum liberalis yg serba parsial. #LiberalisParsialis

04. Karena #mereka konsisten sekali dgn metode berpikir yg serba parsial ini, pantaslah disebut “parsialis”. #LiberalisParsialis

05. Cara berpikir parsial, tentu saja, berlawanan dgn cara berpikir komprehensif. #LiberalisParsialis

06. Mrk yg berpikir parsial hanya melihat masalah dari satu sudut pandang saja, tdk keseluruhan. #LiberalisParsialis

07. Akibatnya, teori2 dan solusi2 yg mereka tawarkan pun senantiasa timpang dan rapuh. #LiberalisParsialis

08. Sebaliknya, Islam mengajarkan cara berpikir yg komprehensif, melihat masalah dr segala sisi. #LiberalisParsialis

09. Itu sebabnya, seperti yg pernah sy jelaskan sebelumnya, ada hal yg mencolok dlm buku2 #mereka. #LiberalisParsialis

10. Biasanya, buku2 kaum liberalis hanyalah kumpulan artikel. Tdk menjabarkan satu gagasan secara utuh. #LiberalisParsialis

11. Silakan perbandingkan buku Fiqih Zakat dan Fikih Lintas Agama. #LiberalisParsialis

12. Fiqih Zakat ditulis oleh Syaikh al-Qaradhawi. Fikih Lintas Agama karya keroyokan banyak org. #LiberalisParsialis

13. Untuk membahas satu topik (yaitu zakat), al-Qaradhawi mengerahkan begitu banyak dalil untuk dibedah. #LiberalisParsialis

14. Sementara Fikih Lintas Agama, yg seharusnya mencakup banyak masalah, sangat miskin kajiannya. #LiberalisParsialis

15. Dalam bbrp hal, kajian serba parsial ini bahkan menyentuh wilayah kebohongan publik. #LiberalisParsialis

16. Misalnya, Ayang Utriza NWAY, dlm tulisannya ttg pluralisme, menyitir Tafsir Al-Azhar utk QS 2:62. #LiberalisParsialis

17. Dgn mengutip bbrp kalimat, disimpulkan bhw Hamka menganggap semua org bs masuk surga, apapun agamanya. #LiberalisParsialis

18. Jika kajian dilakukan secara jujur, akan terlihat jelas bhw Tafsir Al-Azhar tdk mengatakan demikian. #LiberalisParsialis

19. Tp pemotongan penjelasan oleh Ayang mmg berhasil memperlihatkan seolah2 Hamka itu pluralis. #LiberalisParsialis

20. Salah satu ciri lainnya adalah dgn berlari pada retorika, seolah2 tak ada jawaban lain. #LiberalisParsialis

21. Misalnya #mereka katakan, “Kalau semua non-Muslim masuk neraka, berarti surga akan sepi?” #LiberalisParsialis

22. Bentuk pertanyaan semacam ini menunjukkan bhw #mereka mmg menganggap bhw pandangannya itu pasti benar. #LiberalisParsialis

23. Dgn kata lain, sejak awal mmg #mereka menganggap bhw kesimpulannya sudah absolut benar. #LiberalisParsialis

24. Pdhal pertanyaan ini mudah sekali dijawab, dan jawabannya tdk sesuai dgn keinginan #mereka. #LiberalisParsialis

25. Dlm Qur’an, neraka mmg dikesankan ‘penuh sesak’ dgn manusia dan jin. #LiberalisParsialis

26. Jd tdk ada masalah bg Allah bila surga menjadi sepi atau neraka menjadi ramai. #LiberalisParsialis

27. Tambahan lagi, rasa kesepian adalah hal yg janggal di dlm surga. Jelas tdk logis. #LiberalisParsialis

28. Kaum liberalis, berbekal satu-dua retorika, menyangka seluruh manusia di dunia takkan mampu menjawab. #LiberalisParsialis

29. Pdhal seringkali retorika2 mrk telah dijawab secara eksplisit dlm Qur’an. Tidak sadar, krn jarang baca. #LiberalisParsialis

30. Ada bbrp contoh lain yg menunjukkan kebiasaan mrk dlm berpikir parsial. #LiberalisParsialis

31. Sbg contoh, mrk seringkali mencampuradukkan yg haq dan yg bathil, dan menghasilkan penilaian yg cacat. #LiberalisParsialis

32. Misalnya: “Ada org kafir yg baik pada sesama”. Krn itu, lantas mrk simpulkan bhw agama tdk membedakan manusia. #LiberalisParsialis

33. Padahal timbangan Allah Yang Maha Adil mempertimbangkan semua aspek, bukan sebagian saja. #LiberalisParsialis

34. Kebaikan2 seseorang akan diperbandingkan dgn perbuatan2 buruknya. #LiberalisParsialis

35. Atas rahmat Allah, perbuatan2 baik memang bisa menghapus dosa2 manusia. #LiberalisParsialis

36. Selain berbuat baik, sabar menghadapi cobaan jg dapat menghapus dosa. #LiberalisParsialis

37. Akan tetapi, ada 1 dosa yg tak terhapus kecuali dgn taubat, yaitu syirik. Mrk yg kafir jelas musyrik. #LiberalisParsialis

38. Krn itu, kebaikan2 dlm bentuk apa pun tdk bisa menghapus dosa kekafiran. #LiberalisParsialis

39. Tentu saja, ini bukan berarti kita diajarkan utk berbuat buruk. Kebaikan2 tsb tetap kita hargai. #LiberalisParsialis

40. Soal kekafiran, kita hrs melihatnya dari dua sisi. Soal isi hati, itu urusan ybs dgn Allah. Bkn urusan kita. #LiberalisParsialis

41. Tapi dlm urusan muamalah, status kekafiran jg membawa bbrp konsekuensi. #LiberalisParsialis

42. Utk urusan2 spt memberi salam, waris, pernikahan dsb, status iman-kafir mjd sangat krusial. #LiberalisParsialis

43. Oleh krn itu, status ini mmg penting. Tdk utk diabaikan. #LiberalisParsialis

44. Di luar hal2 semacam itu, kita bebas berinteraksi dgn mrk, bahkan kita diajar utk selalu bersikap baik. #LiberalisParsialis

45. Namun setiap kali kita bicara soal status iman dan kafir biasanya pasti dituduh ingin membasmi. #LiberalisParsialis

46. Cara berpikir ini pun memperlihatkan watak parsialis. Krn tdk melihat dr segala sisi. #LiberalisParsialis

47. Rasulullah saw mengajarkan kita utk memperjelas batas antara yg beriman dan yg kafir. #LiberalisParsialis

48. Di sisi lain, beliau jg menegaskan bhw mrk yg mengganggu org2 kafir dzimmi adalah musuhnya. #LiberalisParsialis

49. Rasulullah saw mengajari kita akhlaq yg seimbang. Berlawanan dgn kaum liberalis yg serba parsial. #LiberalisParsialis

50. Kadang2, kalau sudah kepepet, akan terlihat juga bgmn perilaku #mereka ketika sudah ‘mentok’. #LiberalisParsialis

51. Misalnya, #mereka membantah kata2 kita hanya dgn ucapan, “Argumen Anda lemah”. #LiberalisParsialis

52. Tentu boleh mengatakan argumen lemah, tapi lemah di mananya? Yg spt ini bukan counter argument. #LiberalisParsialis

53. Krn bukan counter argument, tentu tidak perlu susah payah didebat balik. #LiberalisParsialis

54. Ada jg yg suka mengatakan “Itu kan menurut Anda!” Jelas, argumen kita adalah pendapat kita, bukan? #LiberalisParsialis

55. Pdhal masalah sebenarnya bukan menurut siapa, tapi mengapa muncul pendapat yg demikian. #LiberalisParsialis

56. Dlm agama, setiap pendapat harus disandarkan pada dalil. Sebab agama itu mengatur, bukan diatur. #LiberalisParsialis

57. Kalau agama bebas dikarang2 sendiri, maka penamaannya akan hilang makna. #LiberalisParsialis

58. Bayangkan kalau semua org bebas mengaku dirinya sbg suami dr Krisdayanti. Makna kata “suami” jd tdk jelas. #LiberalisParsialis

59. Kalau semua org boleh mengaku Muslim, apa makna nama “Islam”? Bukankah nama adalah penunjuk identitas? #LiberalisParsialis

60. Jadi, diskusi mengenai Islam seharusnya dilakukan dgn mengkaji dalil2 secara keseluruhan. #LiberalisParsialis

61. Semakin banyak dalil yg dikaji, semakin lengkap dan komprehensif kajiannya. Multiperspektif, multidisiplin. #LiberalisParsialis

62. Adapun kaum liberalis, yg mmg suka menolak menggunakan dalil, jelas kajiannya tdk bs disebut sbg ‘kajian Islam’. #LiberalisParsialis

63. Bahkan ketika menggunakan term “kaaffaah” pun #mereka melakukan kesalahan fatal. #LiberalisParsialis

64. Misalnya, ada yg bilang bhw sekularisme tdk mengintervensi agama. #LiberalisParsialis

65. Pdhal, spt kita ketahui bersama, negara2 sekuler selalu represif thd agama, wa bil khusus Islam. #LiberalisParsialis

66. Misalnya pelarangan jilbab, pelarangan pembangunan masjid pdhal jamaah sudah terlalu banyak dll. #LiberalisParsialis

67. Menurutnya, masalah muncul krn Islam tdk dipahami secara kaaffaah. Hub antar manusia hrs diatur negara, bkn agama. #LiberalisParsialis

68. Pernyataan ini jelas menunjukkan bhw pengucapnya tdk paham istilah “kaaffaah”. #LiberalisParsialis

69. Justru krn hendak menjalankan Islam secara kaaffaah, maka segalanya hrs ikuti aturan Islam. #LiberalisParsialis

70. Hablumminannaas, jelas harus ikuti aturan Islam. Itulah yg kaaffaah. #LiberalisParsialis

71. Sebaliknya, kalau hub antar manusia tdk ikuti aturan Islam, artinya tdk memeluk Islam secara kaaffaah. #LiberalisParsialis

72. Dgn kata lain, sekularisme dan Islam memang tdk mungkin dipersatukan. #LiberalisParsialis

73. Semoga kita senantiasa dlm bimbingan Allah SWT, agar mampu menggunakan akal secara komprehensif. Aamiin… #LiberalisParsialis

SUMBER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s