Perfect

Suatu hari ketika les Bahasa Inggris di kampus,

Aku sedang memperhatikan guru lesku yang sedang menjelaskan di depan. Tiba-tiba hp-ku bergetar dan ternyata ada sms masuk.

“Asslmlm. Kang, gmna publikasinya acaranya? Ane juga minta dana buat fotokopi flyer dan kertas propaganda acaranya di kampus dan di SMA Bandung”

Langsung kubalas saja sms itu. “Wa’alaikumslm wr wb. Coba hubungi tim keuangan saja untuk dana buat publikasi”.

Hp-ku bergetar lagi dan ada lagi sms balasan. “Tapi ngomong2, blm ada satupun flyer, propaganda dan atribut publikasi yang udah jadi, jadi mau nyetak apa? Mau fotokopi apa?

Kubalas lagi sms itu. ” akh, publikasinya sementara dibuat sama tim publikasi. Tadi sore udah saya sampaikan ke mereka. Kemungkinan malam ini atau besok mereka akan kirim ke emailku. Jadi kita tunggu saja, sedikit bersabar gak papa kan? Jangan terlalu terburu-buru akh. Untuk masalah dana,hubungi tim keuangan aja. Biar besok bisa diambil”.

Untuk ketiga kalinya, Hp-ku bergetar lagi dana ada tulisan ‘1 sms received’. Kubaca sms itu, “Ane hanya ingin perfect”.

Kubalas lagi sms itu,” Iya akh, memang semua orang ingin perfect. Tapi jangan sampe, proses kita menuju perfect itu malah menyusahkan atau mengorbankan orang lain’.

Setelah kubalas sms terakhir itu, kulanjutkan memperhatikan penjelasan guru les ku. Dan ternyata, itu sms terakhir yang kubalas tentang masalah tersebut.

—————————————————————————————————————————————————————–

Mungkin itu hanya sebagian kecil kasus yang bisa membuat kita untuk introspeksi diri lagi.

Semua manusia di dunia ini memang ingin sempurna dalam setiap hal yang ia lakukan. Terkadang kita berambisi untuk mencapai kesempurnaan itu, sampai-sampai kita harus mengorbankan atau menyusahkan orang lain. Jika dengan cara itu kita mencapai kesempurnaan, itu hanya sebuah perbuatan yang sia-sia belaka.

Hasil akhir berupa kesempurnaan itu memang penting, tapi lebih penting lagi proses menuju kesempurnaan itu.  Ketika kita melalui proses itu dengan kebaikan, yakinlah bahwa apa yang kita lakukan tidak akan sia-sia. Seandainya kita tidak melihat hasil usaha itu di dunia, Allah akan menghargai dengan sangat pantas semua usaha kita di hadapan-Nya. Mungkin bisa jadi kesempurnaan itu akan ditampakkan kepada kita saat nanti, ketika hari dimana kita diminta pertanggungjawaban atas semua yang kita lakukan di dunia. Bahkan bisa jadi juga, usaha kita menuju kesempurnaan itulah yang nantinya bisa membantu kita untuk memberatkan timbangan kebaikan kita. Wallahualam bissawab.

Ayolah saudaraku, lakukanlah yang terbaik yang bisa kita berikan kepada Allah ketika kita melakukan segala sesuatu. Niatkanlah semua itu karena Allah SWT, lakukanlah dengan cara yang Allah sukai, dan tujukanlah semua kebaikan yang kita lakukan hanya kepada Allah SWT. Insya Allah yang namanya “Perfect” akan kita dapatkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s