Nikmatnya memiliki saudara

Subhanallah…

Mendapatkan sebuah hal menarik dan begitu menyentuh hati kita, tentu jarang kita rasakan. Tetapi ketika mendapatkan hal itu, Subhanallah… Sungguh kenikmatannya tidak terkira. Merasuki seluruh tubuh kita sampai pada hati nurani kita.

Memiliki banyak saudara dengan karakteristik masing-masing, dengan kelebihan masing-masing, dengan hal-hal lain yang dimiliki masing-masing, merupakan satu hal yang harus kita syukuri. Walaupun berbeda, jangan menjadi masalah buat kita. Bukankah islam itu menghargai yang namanya perbedaa? Bahkan dengan perbedaan itulah yang membuat kita jadi lebih bisa saling mengasihi, saling mengingatkan dalam hal kebaikan, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Seperti dalam surah Al-‘Asr ayat 1-3:

” Demi Masa(1). Sungguh, manusia berada dalam kerugian (2), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran (3)” (QS. Al-‘Asr; 1-3)

Sungguh luar biasa makna dari kata-kata ayat ini, khususnya ayat ke-3. Kita akan beruntung jika jika termasuk dalam orang-orang yang disebutkan dalam ayat 3 surat di atas. Mungkin banyak dari kita belum merasakannya. Tetapi kita jangan pernah bosan untuk mencari hal itu.

Melalui kejadian kemaren, Alhamdulillah… Saya merasakan secara langsung nikmatnya ayat ke-3 pada surat tersebut. Syukur alhamdulillah saya ucapkan pada-Mu yang telah memberikan kenikmatan persaudaraan ini. Memiliki saudara yang selalu mengingatkan saya akan kebaikan, kebenaran, serta dalam hal kesabaran.

Melalui mereka (saudaraku), saya semakin tahu bagaimana cara bersikap dengan orang yang tidak sependapat dengan kita.

Melalui mereka, saya semakin merasa yakin bahwa saya bisa menjalani amanah ini.

Melalui mereka, saya bisa menjadi lebih sabar lagi.

Melalui mereka, saya jadi mengetahui bagaimana membagi waktu yang efisien untuk kuliah dan untuk berda’wah

Melalui mereka yang selalu mengingatkan juga, saya semakin termotivasi untuk lebih dekat lagi dengan Allah SWT.

Terima kasih saya ucapkan kepadamu saudaraku, engkau telah memberikan perhatian lebih kepada saya. Padahal kau juga memiliki banyak tanggung jawab lain yang tergolong besar di luar sana. Mungkin, inilah yang dibilang ukhuwah islamiyah. Dimana hati kita telah terikat satu sama lain dalam satu ikatan aqidah. Seperti kata Imam Hasan Al-Banna:

Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah.

Kenikmatan ini mungkin susah dilihat oleh orang lain. Tapi percayalah, jika anda merasakannya, sungguh sangat luar biasa rasanya. Seperti dalam surah Al-‘Imran ayat 103 tentang hakekat Ukhuwah Islamiyah sebagai suatu nikmat dari Allah SWT:

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”

Semoga sharing pengalaman ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Amin…

Jazakallahu kahairan katsiran…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s